• Sun. Jul 25th, 2021

5 Resiko Terhadapa Pendengaran

Byansyah

Jul 10, 2021

Risiko kehilangan pendengaran meningkat dengan lingkungan yang bising, saat headphone, earphone, atau perangkat lain digunakan. Organisasi Kesehatan Dunia memprediksikan bahwa 375 juta orang di seluruh dunia memiliki risiko gangguan pendengaran, yang akan terus meningkat setiap tahunnya.

“Ada pepatah yang mengatakan bahwa gangguan pendengaran sama dengan tidak ada hubungannya dengan lingkungan sekitar. Ini menunjukkan pentingnya fungsi pendengaran setiap hari,” kata ahli pendengaran Stephen Wheatley seperti dikutip Mirror.

Sedang mencari alat bantu dengar? bisa kunjungi pusat alat bantu dengar aqm-hearingcenter.com

Di dunia yang semakin padat, penggunaan headphone dan earphone tentunya tidak dilarang. Tapi Wheatley menguraikan 5 tips untuk menjaga kesehatan telinga dan fungsi pendengaran. Berikut penjelasannya.

1. Perhatikan kejelasan suara

Suara adalah suara jernih yang ingin Anda dengar, bukan jebakan yang sulit dimengerti. Ini lebih seperti lembut ketika mereka menangis di belakang atau terjebak. Setiap suara yang ingin Anda dengar tidak terdengar, semakin besar risikonya untuk didengar. Fungsi yang tidak lagi aktif tidak dapat kembali ke keadaan semula.

Wheatley menyarankan agar menonton setiap kejernihan suara. Menurut Wheatley, tidak salah menggunakan headphone untuk meredam kebisingan, begitu juga suara lain yang memiliki kekuatan lebih dari 94 desibel.

2. Waspada wind noise

Suara angin adalah suara telinga. Ia harus menemui dokter jika sensasi ini berlanjut, yang merupakan gejala tinnitus. “Risiko tinnitus lebih besar bagi pengendara sepeda motor, karena terkena suara keras secara langsung. Tidak termasuk berbagai suara bising lainnya di jalan raya. Oleh karena itu, bagi pengendara sepeda motor lebih baik menggunakan penyumbat telinga untuk melindungi fungsi pendengarannya,” kata Wheatley.

3. Sesekali istirahatkan telinga

Tanpa disadari, telinga terus melakukan tugas keseharian yang berat tanpa henti. Wheatley menyarankan untuk mengistirahatkan telinga Anda setiap saat. Misalnya memilih tempat yang sepi jika sedang tidak sibuk melakukan aktivitas sehari-hari. Anda juga bisa memilih sudut yang sepi saat berada di tempat umum, seperti restoran.

4. Jangan menaruh benda asing dalam telinga

Wheatley menyarankan agar tidak menggunakan kapas untuk membersihkan telinga Anda. Kuncup kapas atau benda asing lainnya berisiko mengikis lapisan lilin, yang merupakan mekanisme alami untuk membersihkan telinga. Akibatnya, lapisan tersebut tidak kering, rapuh, dan akhirnya menonjol dari liang telinga.

Yuk ketahui juga jenis penyakit telinga.

Lapisan lilin menjadi lebih tebal, menutupi atap dan mengurangi fungsi pendengaran. “Jika Anda mengalami peningkatan lapisan kotoran di telinga Anda, sebaiknya segera periksa ke dokter. Tenaga kesehatan akan membantu membersihkan telinga Anda tanpa mengganggu fungsi pendengaran Anda,” kata Wheatley.

5. Gunakan ear plug

Jika kebisingan dari lingkungan sekitar sangat mengganggu, jangan ragu untuk menggunakan penutup telinga. Ini termasuk saat Anda tidak bisa tidur karena suara yang sangat keras, atau saat Anda sedang mengendarai sepeda motor. Jika perlu dapat dipasang sound monitor untuk memantau kebisingan di lingkungan sekitar agar tidak mengganggu istirahat dan aktivitas sehari-hari.