• Tue. Aug 9th, 2022

Arti, Tujuan dan Contoh Diversifikasi Perusahaan

Bysartika

Jul 25, 2022

Diversifikasi Adalah : Ketahui Pengertian dan Manfaatnya

Diversifikasi merupakan salah satu strategi terampuh dari perusahaan, baik dari sisi keuangan ataupun pemasaran. Dalam dunia bisnis, pengertian diversifikasi adalah memproduksi beberapa produk dengan unsur intrinsik mirip, tetapi tetap mempunyai perbedaan dari segi lain (misalnya ukuran, jenis, merk, dan sebagainya). Tidak hanya diversifikasi produk, perusahaan juga dapat melakukan strategi diversifikasi di berbagai aspek bisnis, contohnya penyedia bahan baku, investasi, serta cabang perusahaan.

Tujuan Diversifikasi Perusahaan

Berikut adalah beberapa tujuan diversifikasi, diantaranya:

  • Dapat Meningkatkan Perolehan Laba

Tujuan paling utama diversifikasi adalah untuk meningkatkan perolehan laba. Dengan memproduksi banyak produk sekaligus dalam satu waktu, maka perusahaan dapat meningkatkan potensi terjadinya lebih banyak penjualan. Di samping itu, diversifikasi produk juga bisa membantu perusahaan menghindari risiko rugi saat ada merk produknya yang tidak laku.

  • Memperluas Market Share

Tujuan kedua dari diversifikasi adalah untuk memperluas market share, atau dikenal juga dengan pangsa pasar. Pangsa pasar merupakan komponen penting penentu kesuksesan bisnis, terutama apabila mempunyai banyak kompetitor. Dengan diversifikasi produk, maka akan membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk dibeli. Namun walaupun demikian, setiap pembelian oleh konsumen tersebut tetap berkontribusi mengisi persentase market share satu perusahaan yang sama.

  • Mencegah Kebosanan Masyarakat Atas Suatu Produk

Tujuan diversifikasi selanjutnya adalah untuk mencegah masyarakat mengalami kejenuhan atas sebuah merk. Dalam dunia manufaktur, terdapat satu istilah yang disebut dengan “product life cycle”.  “Product life cycle” artinya siklus hidup produk dari pertama kali rilis sampai mengalami penurunan penjualan. Dengan diversifikasi, maka perusahaan akan terhindar dari penurunan profit saat product life cycle-nya mencapai puncak (maturity). Karena walau produk pertama mengalami penurunan penjualan, namun produk hasil diversifikasi sudah mulai dikenal dan dibeli masyarakat.

  • Personalisasi Produk Sesuai Karakteristik Target Pasar

Dengan hadirnya diversifikasi, Anda sebagai seorang pengusaha bisa membuat berbagai produk yang sifatnya terpersonalisasi, menyesuaikan karakter target pasarnya.

  • Membantu Mengalahkan Kompetitor

Tujuan diversifikasi terakhir adalah untuk membantu perusahaan mengalahkan kompetitor. Dengan kombinasi penguasaan market share, inovasi, serta personalisasi produk, maka akan membuat perusahaan Anda lebih mudah unggul daripada kompetitor.

Jenis Strategi Diversifikasi

Secara umum, jenis-jenis strategi diversifikasi adalah sebagai berikut:

  • Diversifikasi Vertikal

Diversifikasi vertikal merupakan strategi membuat produk dengan level kegunaan berbeda-beda, namun masih bisa melengkapi/menggantikan satu sama lain. Contoh diversifikasi produk secara vertikal adalah kitchen set yang dijual terpisah, onderdil kendaraan, produksi susu sapi dan susu kedelai formula di satu perusahaan, dan lain sebagainya.

  • Diversifikasi Horizontal

Diversifikasi horizontal merupakan strategi untuk menciptakan berbagai macam produk berjenis sama, tetapi dibedakan dari segi merk, ukuran, atau juga target pasar. Strategi diversifikasi bisnis ini merupakan yang paling banyak dilakukan pebisnis di Indonesia. Contoh diversifikasi produk horizontal terbanyak misalnya mie instan, obat-obatan, minuman botol, sabun mandi, shampoo, dan lain sebagainya.

Contoh Diversifikasi yang Dapat Anda Lakukan

Apabila Anda ingin menerapkan strategi diversifikasi bisnis di perusahaan, berikut terdapat beberapa contoh diversifikasi yang dapat Anda coba terapkan, diantaranya adalah :

  • Diversifikasi Usaha

Diversifikasi usaha artinya pembuatan banyak cabang sekaligus untuk bersaing/saling melengkapi di satu niche market. Diversifikasi usaha merupakan yang paling cocok dilakukan apabila Anda mempunyai dana dalam jumlah besar.

  • Diversifikasi Produk

Diversifikasi produk artinya adalah dengan membuat banyak produk sama, atau saling melengkapi di satu niche market. Strategi diversifikasi produk ini sangat banyak dilakukan, pasalnya di samping bermodal kecil, diversifikasi produk merupakan yang paling mudah dilaksanakan, karena perusahaan hanya perlu mengubah sedikit unsur intrinsik produk dan mengubah merknya.

  • Diversifikasi Investasi

Diversifikasi investasi merupakan strategi yang diam-diam dilakukan divisi keuangan atau investor saham. Untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, seorang investor biasanya menaruh saham di beberapa instrumen sekaligus. Di samping meningkatkan kesempatan profit, diversifikasi semacam ini bisa memperkecil risiko rugi apabila ada salah satu instrumen dengan performanya kurang baik.