• Fri. Jun 18th, 2021

Mengetahui Jenis Pintu

Bybransonvacationmag

Dec 8, 2020

Sebelum membahas, kami juga menyediakan jasa pintu folding gate yang berfungsi mengamankan isi bangunan dari hal hal yang tidak diinginkan, dengan pekerjaan berkualitas tinggi dan harga murah.

Kita sangat mengenal pintu, benda yang sering dibuka, ditutup, atau bahkan dibanting hingga tertutup. Sebagai salah satu bagian terpenting dari sebuah rumah, pintu berfungsi sebagai pintu gerbang keluar masuk rumah, sebagai pembatas antar ruangan, sebagai pemberi privasi dan perlindungan bagi pemilik rumah, serta sebagai sirkulasi udara.

Ada berbagai jenis pintu yang bisa digunakan di luar dan di dalam rumah. Kami akan mengklasifikasikan jenis pintu berdasarkan jenis operasi atau sistem operasi dan berdasarkan bahannya.

Pada poin ini akan dibahas jenis pintu berdasarkan jenis bukaan atau sistem kerjanya, sebagai berikut:

Pintu Ayun (Swing Door)

Jenis pintu yang menggunakan engsel dan sistem ayun untuk membuka dan menutup pintu, bisa masuk, keluar atau keduanya. Ruang yang cukup diperlukan untuk pergerakan daun pintu. Ayunan ayunan adalah jenis pintu yang paling umum digunakan di rumah.

Pintu Geser (Slide Door)

Pintu geser sering digunakan untuk menghemat tempat. Cara membuka dan menutup pintu ini adalah dengan cara menggeser pintu ke kanan atau ke kiri. Pintu geser menggunakan sistem suspensi dengan memasang rel dan roda di atas atau di bawah daun pintu.

Kita perlu memastikan bahwa relnya diketahui dengan baik agar pintunya tidak macet dan sulit dibuka. Pintu geser sering digunakan untuk lemari pakaian karena memberikan kesan yang baik.

Pintu Lipat (Folding Door)

Gulungan lipat sering digunakan untuk menutupi ruang seperti garasi, toilet, lemari atau dapur. Pintu rolling merupakan kombinasi dari beberapa pintu yang dihubungkan dengan engsel dan bila dibuka akan membuat lipatan pada beberapa pintu. Gulungan gulungan dapat memberikan bukaan maksimum daripada pintu geser.

Pintu Putar (Pivot Door)

Pintu ini atau poros sistem pembuka pintu dan poros di bagian atas dan bawah pintu. Walaupun pintu poros ini masih jarang ditemukan di rumah, namun pintu jenis ini bisa dijadikan alternatif desain pintu utama karena bentuknya yang tidak biasa dapat memberikan kesan unik dan indah. Pintu poros ini membutuhkan area yang luas untuk dapat membuka pintu.

Pintu Rel

Pintu rel biasanya digunakan untuk pintu garasi mobil. Sistem ini dapat digunakan sebagai pintu geser, tetapi dapat menyediakan lebih banyak. Pintu rel termasuk sejumlah pintu yang dipasang berjajar di atas atau di bawah rel. Saat dibuka, pintu ini akan mengikuti rel dan bahkan pintunya bisa berputar sesuai dengan pemasangan rel.

Dengan mengidentifikasi jenis pintu berdasarkan jenis bukaan atau sistem kerjanya, kita akan lebih mudah menentukan jenis pintu yang sesuai dengan bentuk rumah dan sesuai dengan kebutuhan ruangan.