Persekutuan Komanditer (CV), Apa Saja yang Anda Ketahui?

Persekutuan Komanditer  – Mempunyai nama lain Commanditaire Vennootschap, pemahaman CV ialah tubuh usaha bukan tubuh hukum yang mempunyai satu ataupun lebih sekutu komplementer dan sekutu komanditer, sesuai Perancangan Undang-Undang (RUU) Usaha perorangan dan Badan Usaha Bukan Tubuh Hukum Pasal 1 ayat 5.

Persekutuan komanditer sendiri bekerja untuk memberikan barang, jasa, atau uang sebagai modal CV, tapi tidak ikut bertanggungjawab pada kelangsungan CV tersebut. Saat itu, sekutu komplementer sebagai faksi yang bertanggungjawab penuh pada keberadaan CV, seperti ditulis dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUH) Pasal 19.

Proses Pendirian CV

Pada intinya, KUH Dagang tidak menerangkan ketentuan berkaitan proses pendirian CV, hingga tubuh usaha ini dapat dibangun cukup dengan kesepakatan yang karakternya lisan atau persetujuan dari 1 faksi, seperti itu dalam KUH Dagang Pasal 22.

Namun, praktek yang berjalan di Indonesia mewajibkan CV dibangun dengan pembikinan akte pendirian oleh notaris. Akte selanjutnya didaftarkan di kantor Pengadilan Negeri di tempat dan tercatat dan dipublikasikan di Tambahan Informasi Negara, seperti saat membangun tubuh usaha firma.

Tipe Badan Usaha CV

persekutuan komanditr
Sama seperti dengan tubuh usaha PT, perusahaan Persekutuan Komanditer juga terdiri jadi beberapa macam, yakni:

CV Bersaham

CV tipe ini mempunyai keunikan yakni dikeluarkannya saham yang dapat diambil masing-masing oleh sekutu komplementer dan komanditer. Tetapi, saham yang dikeluarkan ini tidak dapat diperjualbelikan. Masalahnya tak pernah jadi hal yang gampang untuk menarik kembali modal yang sudah diberikan, hingga pengeluaran saham ini mempunyai tujuan untuk kurangi resiko modal beku.

CV Murni

CV murni sebagai tipe Persekutuan Komanditer yang paling simpel. Masalahnya dalam susunannya, CV ini cuman mempunyai seorang sekutu komplementer dan beberapa faksi yang berperanan sebagai sekutu komanditer.

CV Kombinasi

CV berupa kombinasi umumnya terjadi pada tubuh usaha firma yang memerlukan modal tambahan. Adapun faksi yang siap untuk memberinya tambahan modal akan berperanan sebagai sekutu komanditer, hingga faksi firma yang bakal memperoleh modal tambahan akan bertindak selaku sekutu komplementer.

Apa Saja Keunggulan dan Kekurangan CV?

Saat sebelum membangun tubuh usaha berupa CV, kenali dulu nilai plus dan minimnya. Adapun beberapa keunggulan CV ialah seperti berikut:

Lebih gampang dibangun dibanding dengan PT.

Gampang memperoleh modal karena lebih dipercayai oleh faksi perbankan. Lebih gampang berkembang sebab bisa diatur oleh siapa, terhitung sejumlah profesional dengan ketrampilan usaha yang paling oke.

Tiap resiko dan masalah yang ada jadi tanggung-jawab bersama. Saat itu, kekurangan dari tubuh usaha CV diantaranya:

Susahnya menarik kembali modal atau penghasilan yang sudah disetor.

Terjadinya kemungkinan perselisihan antara sekutu besar sekali. Operasional dan kelancaran kegiatan CV ada di tangan sekutu aktif. Maknanya, keberlangsungan perusahaan benar-benar tak tetap.