• Wed. Oct 5th, 2022

 

Saat ini sudah banyak jasa jual beli rumah lengkap, namun meski begitu banyak orang yang memiliki keinginan untuk membangun rumah sendiri. Alasannya bermacam-macam, namun alasan yang paling umum digunakan adalah mereka bisa mendesain rumah sendiri sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka.

Membangun rumah sendiri bukanlah hal yang mudah dan murah. Belum lagi kebutuhan pokok yang harus selalu dipenuhi saat harga selalu naik. Bahkan, banyak orang terjebak, mencoba menabung pada awalnya, tetapi berteriak bahwa biaya membangun rumah sendiri jauh lebih tinggi daripada dana yang tersedia. Bukan hanya biayanya yang mahal, tetapi juga membutuhkan waktu yang lama untuk membangun rumah sendiri. Jadi, mau tidak mau, Anda harus bersabar untuk segera pindah ke rumah impian Anda.

Keinginan untuk membangun rumah sendiri seringkali menghadapi kendala finansial. Harus diakui membangun rumah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun, bukan berarti rumah yang bagus harus mahal. Jika Anda tahu triknya, Anda bisa membangun rumah bagus dengan biaya murah. SGCKA hadir untuk memberi Anda nasihat keuangan dalam membangun rumah impian Anda.

  1. Kembangkan rencana pengembangan

Langkah pertama adalah merencanakan pembangunan rumah Anda, mulai dari pendanaan, ukuran bangunan, hingga target waktu pembangunan. Rencana ini nantinya akan berfungsi sebagai pengontrol untuk kemungkinan penyimpangan selama pengembangan. Jika pelaksanaan pembangunan perumahan menyimpang dari rencana, mau tidak mau akan berdampak pada biaya yang harus dikeluarkan. Misalnya, waktu konstruksi ‘tawar-menawar’ pasti akan meningkatkan biaya pengrajin. Oleh karena itu, pilihlah tukang atau kontraktor profesional yang benar-benar profesional agar dapat melaksanakan pembangunan rumah sesuai dengan rencana.

  1. Gunakan desain font minimal

Rumah dengan desain minimalis saat ini sedang menjadi trend dalam pembangunan perumahan rakyat dan rumah bangun sendiri. Desain rumah ini dinilai lebih hemat dalam penggunaan bahan bangunan namun tetap terlihat modern dan mewah. Sesuai dengan desainnya yang minimalis, rumah jenis ini menghemat tempat sehingga tidak memakan banyak biaya bahan bangunan. Untuk mendapatkan desain rumah minimalis, Anda tidak perlu membayar jasa arsitek, tetapi Anda bisa browsing di internet dan mendapatkan desain rumah yang Anda inginkan secara gratis.

  1. Tentukan bentuk bangunan

Bentuk bangunan mempengaruhi kemudahan konstruksi dan kebutuhan bahan bangunan. Rumah persegi atau persegi panjang cenderung lebih mudah dan lebih hemat biaya untuk dibangun daripada rumah segitiga atau rumah bersudut lainnya. Pada umumnya membentuk beberapa sudut atau lengkungan menyisakan banyak bahan bangunan yang tidak terpakai. Juga, bangunan bersudut atau melengkung lebih sulit, sehingga ada risiko bentuk bangunan yang tidak sempurna. Kebutuhan akan perombakan tentunya akan membutuhkan waktu dan biaya yang lebih banyak.

  1. Riset harga bahan bangunan

Naiknya harga bahan bangunan menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan secara matang. Banyak orang menunda membangun rumah karena bahan bangunan yang tidak terjangkau. Jadi, dengan cara ini Anda bisa memperkirakan modal yang dibutuhkan untuk bahan bangunan dan kemudian melakukan riset mengenai harganya. Tak perlu ragu atau bahkan canggung keluar masuk toko konstruksi untuk menanyakan harga material yang dibutuhkan, mulai dari semen, pasir, batu bata, besi, dan lainnya. Sangat penting untuk membandingkan harga ini karena tidak selalu harga yang sama di setiap toko. Karena itu, Anda dapat memilih bahan bangunan berkualitas tinggi dengan harga lebih murah.

  1. Pilih pembangun secara selektif

Membangun rumah sendiri bukan berarti Anda yang membangunnya juga, tetapi Anda membutuhkan jasa tukang atau tukang sebagai pelaksana bangunan tersebut. Mereka akan memadukan semua bahan bangunan dan menyajikan hasil akhirnya dalam bentuk rumah yang berkualitas. Mengingat pentingnya peran tukang ini, tidak mengherankan jika membayar jasanya menghabiskan sebagian besar anggaran persiapan. Oleh karena itu, Anda harus selektif dalam memilih tukang. Pilih tukang yang benar-benar ahli di bidangnya dan memiliki reputasi kerja yang baik. Hal ini penting karena apakah kinerja pekerja mempengaruhi efisiensi proses pembangunan rumah.

Jika kamu ingin mudah, maka kamu bisa menggunakan Jasa Arsitek yang mumpuni.

  1. Mulai konstruksi secara bertahap

Untuk membangun rumah sendiri, pada dasarnya Anda tidak perlu menunggu dana mencukupi sebelum dapat melakukan pembangunan berbagai bagian. Anda bisa mulai secara bertahap. Mulai dari persiapan pondasi, pemasangan bangunan hingga pemasangan atap, semuanya dilakukan dan disesuaikan dengan anggaran yang ada. Tentu saja, ini mungkin memakan waktu lebih lama, tetapi ini memberi Anda kesempatan untuk lebih memperhatikan setiap tahap dan uang yang dihabiskan dapat lebih terorganisir dan lebih mudah untuk dipantau.

  1. Gunakan bahan bangunan lokal

Bahan bangunan berkualitas tidak harus mahal atau diproduksi di luar negeri. Untuk menghemat biaya membangun rumah, Anda bisa menggunakan bahan bangunan lokal seperti kayu, bambu, dll. Selain mudah ditemukan, bahan bangunan jenis ini juga lebih murah.

  1. Buat ruang serbaguna

Rumah dengan banyak ruangan cenderung lebih mahal karena membutuhkan bahan bangunan yang lebih banyak. Untuk menghematnya, buatlah ruang serbaguna. Misalnya, ruang tamu yang merangkap sebagai ruang keluarga, atau dapur yang menyatu dengan ruang makan. Ruangan serbaguna ini dibuat senada dengan desain rumah minimalis. Tidak memakan banyak ruang dan karenanya lebih efisien dalam penggunaan bahan bangunan.