• Thu. Jul 29th, 2021

Salah satu gangguan sistem pencernaan yang biasanya muncul ketika hamil adalah diare. Seseorang bisa dikatakan menderita diare jika ia sudah buang air besar lebih dari 3 kali sehari, yang kotorannya lebih banyak mengandung air. Diare biasanya menyerang ibu hamil baik itu usia kehamilan muda, maupun usia kehamilan tua seperti bulan-bulan ke 6, 7, 8 maupun bulan ke 9. Yang harus diwaspadai dari diare adalah karena diare dapat menyebabkan ibu hamil mengalami dehidrasi sehingga dapat berpengaruh pada kehamilannya. Pada artikel kali ini kami akan membahas tentang penyebab dan cara mengatasi diare pada ibu hamil.

Beberapa penyebab diare pada ibu hamil antara lain:

Makanan

Pada awal kehamilan, biasanya pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi mengalami perubahan. Hal ini dilakukan agar nutrisi yang dibutuhkan oleh janin dalam kandungan dapat terpenuhi. Namun sayangnya ada beberapa makanan yang dapat memicu diare pada ibu hamil, misalnya seperti makanan yang tidak higienis atau beberapa jenis buah-buahan yang dapat memicu diare.

Perubahan Hormonal

Selama kehamilan, tubuh akan terus memproduksi berbagai jenis hormon yang akan menjaga tubuh tetap seimbang. Namun karena jumlah hormon yang diproduksi sangat banyak, hal tersebut meicu lambung memproduksi asam yang lebih banyak. Kondisi ini membuat sistem pencernaan lebih mudah diserang bakteri sehingga memicu diare pada ibu hamil. Biasanya, diare yang disebabkan karena perubahan hormonal ini terjadi pada masa kehamilan awal dan kehamilan akhir.

Susu Ibu Hamil

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan ibu dan janin, biasanya ibu hamil akan mengonsumsi susu ibu hamil untuk mendapatkan asupan nutrisi yang lebih baik, Namun, beberapa susu ibu hamil memiliki kandungan laktosa yang lebih sedikit. Susu jenis ini akan cenderung kebih sulit dicerna oleh lambung dan usus yang mana nantinya akan memicu diare pada ibu hamil

Biasanya diare akan berhenti dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun yang perlu diingat adalah ketika diare, pastikan ibu tidak kekurangan cairan yang dapat menyebabkan dehidrasi. Cukup minum air putih atau mengkonsumsi jus untuk menggantikan vitamin, nutrisi, dan eletrolit yang hilang. Selain itu, ibu hamil juga tidak boleh mengkonsumsi obat-obatan secara sembarangan, oleh karena itu hindari mengkonsumsi obat diare yang dijual di pasaran. Konsultasikan pada dokter jika diare tidak kunjung berhenti. Karena tidak jarang diare yang disebabkan oleh bakteri atau parasit. Jika demikian, biasanya dokter akan memberikan resep antibiotik untuk mengatasi diare.